Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan

Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan

 

PROGRAM KEAHLIAN TPHPi (Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan)

Standar Kompetensi yang diajarkan :
1. Mengidentifikasi Komoditi Hasil Perikanan
2. Mengoperasikan Alat dan Mesin Pengolahan Hasil Perikanan
3. Menangani Produk dengan Refrigerasi
4. Menerapkan GMP, Sanitasi dan Keamanan Pangan
5. Mengolah Produk Perikanan secara Tradisional
6. Melakukan Pengalengan Hasil Perikanan
7. Mengolah Hasil Perikanan untuk Ekspor Utama
8. Melakukan Pengemasan dan Penyimpanan Produk Hasil Pertanian
9. Melakukan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan
10. Membuat Diversifikasi Produk Hasil Perikanan
11. Menerapkan Program Manajemen Mutu Terpadu

PROGRAM KEAHLIAN TPHP (Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian)

Standar Kompetensi yang diajarkan :
Dasar Kompetensi Kejuruan (DKK) :
1. Mengenal Komoditas Pertanian
2. Menerapkan Dasar Pengolahan dan Pengawetan Bahan Hasi Pertanian
3. Mengidentifikasi Karakteristik Mikroorganisme
4. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)
5. mengenal Prinsip-prinsip mutu dalam Pengolahan
6. Menerapkan Konsep Mutu Hasil Pertanian
Kompetensi Keahlian (KK) :
1. Menerapkan Prosedur Kerja GMP
2. Menerapkan teknik-teknik Pemanenan Bahan Hasil Pertanian
3. Menerapkan Perlakuan Pendahuluan terhadap Hasil Pertanian Pasca Panen
4. Menggunakan Mikroorganisme dalam proses Pengolahan (fermentasi)
5. Menerapkan teknik pengendalian kandungan air dalam pengolahan
6. Menerapkan teknik Konversi Bahan dalam pengolahan
7. Menerapkan teknik pengolahan dengan suhu tinggi
8. Menerapkan teknik penggunaan suhu rendah
9. Menerapkan teknik perlakuan kimiawi dalam pengolahan
10. Menerapkan teknik pemanasan tidak langsung dalam pengolahan
11. Menerapkan teknik pengolahan menggunakan media penghantar panas
12. Mengoperasikan peralatan pengolahan hasil pertanian
13. Mengoperasikan proses pengolahan hasil pertanian
14. Mengemas bahan hasil pertanian dan produk olahan
15. Menyimpan dan menggudangkan bahan hasil pertanian dan hasil olahannya
16. Menerapkan sanitasi di lingkungan perusahaan pengolahan pertanian
17. Mengelola limbah pengolahan hasil pertanian
18. Mengelola usaha pengolahan hasil pertanian

Prosedur Praktek Pengolahan :
Kegiatan praktek pengolahan dilaksanakan dengan pedoman :
a. Disesuaikan dengan kompetensi keahlian yang diajarkan
b. Dilaksanakan oleh siswa secara berkelompok 7 – 10 siswa, penilaian secara individu dilakukan melalui pre tes dan post tes, laporan hasil praktek juga terhadap ketrampilan dalam pengolahan.
c. Secara umum kegiatan praktek pengolahan dibagi menjadi 2, yaitu :
1). Kegiatan praktek yang disusun sesuai dengan kompetensi keahlian inti : disiapkan job sheet sebagai pedoman (acuan) bagi siswa untuk melaksanakan tahapan kegiatan, disertai dengan evaluasi, dan dilaksanakan pengambilan nilai praktek untuk setiap siswa. Pada pelaksanaan praktek ini tidak dituntut siswa mampu menjual/memasarkan produk yang dihasilkan dengan profit, karena yang diutamakan adalah pengamatan dan peningkatan terhadap kemampuan siswa dalam memahami dan menguasai ketrampilan kerja sesuai kompetensi.
2). Kegiatan praktek yang dilaksanakan untuk pengembangan kreasi (inovasi) siswa dalam menyajikan diversifikasi (keanekaragaman) produk hasil perikanan dan pertanian. Pada pelaksanaannya tidak dibuat jobsheet, tetapi hanya pedoman untuk cara kerja/proses pengolahan, penyusunan laporan dan praktek pemasaran. Kadang-kadang resep berasal dari siswa sendiri, guru sebagai fasilitator. Dalam kegiatan ini yang diutamakan adalah kemampuan siswa dalam melakukan pengolahan, dan memasarkan produk dengan profit yang ditentukan (dapat dilihat dari laporan hasil praktek, pengamatan kerja dan laporan hasil pemasaran).
Sementara ini profit hasil penjualan seluruhnya masuk kepada siswa, tetapi ke depan direncanakan profit masuk ke sekolah untuk modal kegiatan praktek selanjutnya.
d. Kegiatan praktek juga dilaksanakan siswa melalui kegiatan Praktek Kerja Industri, terutama pada kompetensi yang cukup sulit diterapkan di lingkungan sekolah, maka penilaian praktek dilaksanakan pada saat prakerin, yaitu kompetensi : Melakukan Pengalengan Hasil Perikanan, Mengolah Hasil Perikanan untuk Ekspor Utama.
e. Kompetensi yang lain kegiatan prakteknya terpadu di sekolah dan di dunia industri.

Pengemasan produk yang dilaksanakan :
a. Pengemasan untuk produk-produk yang langsung dipasarkan (seperti makanan basah yang tidak tahan lama), dilakukan dengan dibungkus plastik polietilen putih bening, dikelim dengan nyala api atau distaples. Terkadang pengemasan juga dilakukan dengan plastik mika (misalnya pada produk klepon, nugget ikan). Hal ini dikarenakan kegiatan praktek dilaksanakan siang hari dan di sekolah tidak ada aliran listrik pada siang hari.
b. Pengemasan untuk produk-produk yang kering (daya tahan produk lebih lama, seperti rumput laut kering, abon ikan, kerupuk ikan, ikan asin, dll), dilakukan dengan dibungkus plastik polietilen bening, di seal dengan sealer atau vacuum sealer. Proses pengemasan dengan mesin sealer dilaksanakan pada petang/malam hari saat aliran listrik sudah menyala.

Pemasaran produk yang dilaksanakan :
a. Setiap praktek diharapkan siswa mampu memasarkan produk yang dihasilkan.
b. Pemasaran biasanya dilakukan siswa di lingkungan sekolah, yaitu ditawarkan kepada teman-teman sekolah sewaktu istirahat, juga kepada guru dan karyawan. Jika setelah pemasaran di lingkungan sekolah masih ada produk yang belum terjual, maka pemasaran diteruskan ke lingkungan sekitar sekolah, bisa ke siswa SMP, SD atau ke puskesmas dan ke masyarakat sekitar. Jika musim banyak wisatawan di Karimunjawa, maka pemasaran juga dilakukan ke wisma atau homestay sekitar sekolah.
c. Untuk produk yang tahan lama (misalnya abon ikan, kerupuk ikan, rumput laut kering), selain dipasarkan langsung di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar, juga dititipkan di toko atau warung sekitar, juga ke homestay atau wisma.
d. Terkadang jika kegiatan pembelajaran di sekolah tidak terlalu padat, siswa juga melakukan praktek pengolahan untuk dijual ketika ada event atau keramaian di wilayah Karimunjawa (istilahnya “mremo” ketika sedang banyak wisatawan atau ketika ada orkes dsb).

Contoh kegiatan praktek yang dilaksanakan :
1. Aneka Pengolahan hasil perikanan (Bakso Ikan, Nugget Ikan, Abon Ikan, Sosis Ikan, siomay, empek-empek, kerupuk ikan, stik ikan, risoles isi ikan, skotel tahu ikan, dll)
2. Pembuatan Ikan kering asin
3. Aneka pengolahan rumput laut ( klepon rumput laut, dodol rumput laut, stik rumput laut, manisan rumput laut, rumput laut kering tawar, rumput laut kering asin, dll)
4. Pengasapan ikan
5. Pengolahan aneka hasil pertanian (selai buah, manisan buah, dodol buah, pembuatan susu kedelai, pembuatan tempe kedelai, pembuatan keripik tempe, pembuatan sirup buah, pengalengan buah dalam sirup skala lab, dll)
6. Pengolahan aneka roti.

SMK  Negeri 1 Karimunjawa

Leave a Comment


2 + = 6